Kuliah Umum oleh Gubernur Sulawesi Selatan

(Makassar, 5 Desember 2011) Pada hari Senin tanggal 5 Desember 2011 pukul 13.00 WITA bertempat di aula IPDN Kampus Sulawesi Selatan diadakan Kuliah Umum tentang Pemerintahan yang Baik dengan menghadirkan narasumber Dr. H. Sahrul Yasin Limpo SH, M.Si, MH yang pada saat ini menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Selatan dan dihadiri pula oleh staf Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Civitas Akademika dan serta seluruh Praja IPDN Kampus Sulawesi Selatan.

Kedatangan Gubernur Sulawesi Selatan disambut gembira oleh seluruh civitas akademika IPDN umumnya dan praja IPDN Kampus Sulawesi Selatan khususnya. Acara Kuliah umum ini disiarkan juga melalui video conference ke IPDN Kampus Jatinangor sehingga Praja yang berada di Kampus tersebut pun dapat mengikuti kuliah umum ini.

Dalam materinya Gubernur Sulawesi Selatan mengatakan “Indonesia tidak boleh kalah dengan negara lain”. Negara yang kaya dengan alam, negara tropis yang selalu mendapat sinar matahari, mendapatkan air hujan, negara yang memiliki penduduk 240 juta lebih dibanding negara lain. Kenapa tidak bisa mengalahkan negara lain? Apa yang salah?Kurang apa Indonesia?

Beliau dengan antusias mengatakan bahwa negara itu tergantung pemerintahnya (Pejabat dan Aparat Pemerintah). Dalam kesempatan itu beliau juga menyampaikan bahwa pemerintahan yang baik adalah Pemerintah yang harus paham tentang pemerintahan, yaitu seorang pemerintah yang pernah belajar tentang pemerintahan.

Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) merupakan lembaga yang strategis untuk Indonesia. Karena negeri ini tergantung Pemerintahannya. Kalau pemerintahannya baik maka negaranya juga akan baik, kalau pemerintah kuat maka negara akan kuat, namun jika pemerintahannya buruk maka negara ini akan buruk. IPDN satu-satunya lembaga kedinasan dibawah naungan Kementerian Dalam Negeri yang dapat memperbaiki negeri ini. Yang mendidik seorang kader pemerintahan yang memiliki karakter dan paham tentang pemerintahan yang dapat membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.

Selanjutnya gubernur yang pernah mendapatkan 104 penghargaan, 8 diantaranya diperoleh dari Rekor MURI dan juga mendapatkan penghargaan tertinggi yaitu Bintang Madya UtamaI, merupakan sosok pemimpin yang sangat paham pemerintahan. Beliau pernah menjadi Kepala Desa, Lurah, Camat, Kepala Biro, Bupati 2 Periode, Wakil Gubernur  Sulawesi Selatan dan sekarang menjadi Gubernur Sulawesi Selatan. Sosok Pemimpin yang tumbuh dari bawah, pemimpin yang memiliki bekal dalam memimpin, pemimpin yang sudah pantas untuk memimpin ini, mengajak kita lebih serius untuk menjadikan pemerintahan yang baik dengan menghadirkan 3 hal, yaitu : hadirkan pemerintah yang berpihak pada rakyat, hadirkan uang pada bisnismen sebagai akselerasi (interpreneur antar pedagang) yang bebas dan aman, hadirkan aturan-aturan yang benar (pemerintah yang baik, pemerintah yang sedikit mengatur, pemerintah yang mengarahkan, menemukan harapan, dan menemukan kebutuhan rakyat). Selain itu juga beliau menyampaikan, untuk menjadikan pemerintahan yang baik, ada 3 agenda yang harus dirubah yaitu : agenda intelektual (oleh karena itu kita dituntut untuk sekolah dan belajar), agenda manajemen (cara pandang menjadi pemerintah, visi yang jelas), agenda perilaku (kepemimpinan yang ikhlas, jujur, dapat dipercaya, disiplin, learning individu, organisasi dan sosial).

Diakhir kuliah umumnya beliau berpesan bahwa kesuksesan tidak ditentukan oleh siapa-siapa (paranormal), besok ditentukan hari ini, kamu menjadi apa yang kamu impikan, kesuksesan adalah bertemunya waktu yang terbatas dengan kesiapan. Beliau memberikan contoh kasus bahwa kesuksesan bukan karena paranormal, kesuksesan bukan karena kebetulan dengan merobek kertas. Apakah dengan paranormal kita dapat merobek kertas, apakah dengan kebetulan kita dapat merobek. Kesuksesan merupakan sesuatu yang dapat diulang, kesuksesan dapat ditambah dan diperbesar. Dan beliau memberikan tips agar sukses dengan istilah PAKUI

Pray (ibadah dan berdo’a)
Atitute yang baik
Knowladge, komitmen, dan konsisten
Ulet (kerja keras, bekerja dengan tantangan, hero)
Implikatif, imajinasi, impikan (dreaming)

Kemudian acara dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata dari IPDN kepada Bapak Gubernur Sulawesi Selatan dan dari Bapak Gubernur Sulawesi Selatan kepada Direktur IPDN Kampus Makassar, kuliah umum diakhiri dengan foto bersama antara Bapak Gubernur Sulawesi Selatan, Direktur IPDN Kampus Sulawesi Selatan, Civitas akademika, dan seluruh Praja.

Sumber : Praja IPDN Kampus Makassar (Dzikir Setya Atmaja & Ruddy K. Hadi)

Last Update : Admin (5/12/2011)

About the author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.