IPDN Kampus Sulawesi Selatan

Bakti Sosial Donor Darah Warnai Dies Natalis IPDN

Gowa, – Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Sulawesi Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam mengimplementasikan nilai-nilai kepamongprajaan melalui aksi nyata di bidang kemanusiaan. Jumat pagi (19/6/2026), Balairung I Mallombasi Dg Mattawang yang megah di Kampus IPDN Sulsel, Kabupaten Gowa, menjadi saksi dari gelaran Bakti Sosial Donor Darah yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Dies Natalis IPDN.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WITA ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Satuan Muda Praja Angkatan XXXV IPDN Kampus Sulawesi Selatan bersama seluruh civitas akademika, dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sulawesi Selatan sebagai mitra utama. Antusiasme terlihat sejak pagi, di mana para praja yang mengenakan seragam khas kepamongprajaan tampak memadati area balairung, menunjukkan semangat gotong royong dan kepedulian yang tinggi terhadap ketersediaan darah di Provinsi Sulawesi Selatan.

Kehadiran PMI Sulsel dalam kegiatan ini membawa sejumlah petugas kesehatan dan unit transfusi darah keliling, memastikan setiap proses donor berjalan sesuai dengan standar medis yang ketat. Hal ini sejalan dengan berbagai kegiatan donor darah yang sebelumnya juga rutin digelar oleh PMI bersama berbagai elemen masyarakat, termasuk IPDN di berbagai daerah, untuk memenuhi kebutuhan darah yang terus meningkat

Bakti sosial donor darah ini bukan sekadar agenda seremonial perayaan ulang tahun, melainkan cerminan dari filosofi pendidikan kepamongprajaan yang menekankan pada pengabdian kepada masyarakat. “Kegiatan ini pada dasarnya memberikan pelajaran, pemahaman, dan pengalaman kepada praja, khususnya Angkatan XXXV, tentang jiwa kemanusiaan yang harus tertanam ketika mereka nantinya terjun ke masyarakat sebagai aparatur sipil negara,” ujar salah satu perwakilan pengasuh kampus, mengutip nilai-nilai yang kerap ditekankan dalam kegiatan serupa di lingkungan IPDN

Para peserta donor darah tidak hanya berasal dari kalangan praja, tetapi juga melibatkan dosen, tenaga kependidikan, dan staf administrasi di lingkungan Kampus IPDN Sulsel. Keterlibatan seluruh civitas akademika ini menunjukkan bahwa nilai-nilai solidaritas dan kepedulian sosial telah menjadi budaya yang mengakar di institusi pendidikan tinggi kedinasan di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri tersebut. Momentum Dies Natalis IPDN ke-70 tahun ini menjadi latar belakang yang sempurna untuk mengingatkan kembali peran strategis IPDN dalam mencetak pamong praja yang berintegritas dan kompeten

Scroll to Top