IPDN Kampus Sulawesi Selatan

Wali Kota Makassar Berikan Ceramah Umum di IPDN Kampus Sulawesi Selatan, Ajak Praja Siapkan Diri Menjadi Pemimpin Masa Depan

Gowa, (20/10/2026) — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, berkunjung ke Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Sulawesi Selatan pada Selasa, 20 Oktober 2026, dalam rangka memberikan ceramah umum kepada Praja Muda Angkatan XXXVI dan civitas akademika. Kegiatan berlangsung di Auditorium I Mallombassi Dg. Mattawang pada pukul 12.00 hingga 13.00 WITA.

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota Makassar didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Makassar serta sejumlah pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemerintah Kota Makassar yang merupakan alumni IPDN. Kehadiran rombongan Pemerintah Kota Makassar menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus berbagi pengalaman mengenai praktik penyelenggaraan pemerintahan dan kepemimpinan kepada para praja.

Dalam ceramah umumnya, Munafri Arifuddin memaparkan materi bertajuk “Makassar: Digitalisasi Pelayanan Publik”. Materi tersebut mengulas profil Kota Makassar, capaian pembangunan, visi pembangunan kota, serta berbagai program prioritas dan unggulan Pemerintah Kota Makassar.

Ia memaparkan visi Kota Makassar, yakni “Makassar Unggul, Inklusif, Aman dan Berkelanjutan”, yang menjadi arah dalam pelaksanaan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Salah satu pokok bahasan yang menjadi perhatian adalah pemanfaatan teknologi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan. Melalui pengembangan Makassar Super App Lontara+, Pemerintah Kota Makassar berupaya mengintegrasikan berbagai layanan publik ke dalam satu platform digital agar pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih mudah, cepat, inklusif, dan transparan.

Selain digitalisasi pelayanan publik, materi ceramah juga mencakup sejumlah program prioritas dan unggulan, di antaranya Makassar Creative Hub, pemberian akses modal bagi pelaku UMKM, pengembangan layanan pendidikan dan kesehatan, penataan transportasi publik, serta berbagai program pemberdayaan masyarakat. Paparan tersebut memberikan gambaran kepada para praja mengenai tantangan dan peluang dalam mengelola pemerintahan daerah di tengah perkembangan teknologi dan tuntutan masyarakat yang semakin dinamis.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif ketika para praja memperoleh kesempatan untuk mengajukan pertanyaan secara langsung kepada Wali Kota Makassar. Salah satu hal yang menjadi perhatian praja adalah persiapan yang perlu dilakukan oleh calon pemimpin masa depan agar mampu menjalankan amanah kepemimpinan secara profesional dan bertanggung jawab.

Sesi tanya jawab ini menjadi ruang pembelajaran yang penting bagi para praja untuk menggali pengalaman kepemimpinan dari seorang kepala daerah. Melalui dialog tersebut, praja diharapkan dapat memperluas wawasan mengenai pentingnya kesiapan diri, kompetensi, integritas, serta kemampuan beradaptasi dalam menghadapi berbagai persoalan pemerintahan dan kebutuhan masyarakat.

Direktur IPDN Kampus Sulawesi Selatan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wali Kota Makassar atas kesediaannya hadir dan berbagi pengalaman serta wawasan kepada para praja dan civitas akademika. Kehadiran Munafri Arifuddin dinilai menjadi kesempatan berharga bagi para praja untuk memperoleh perspektif praktis mengenai penyelenggaraan pemerintahan daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Usai menyampaikan ceramah umum, Munafri Arifuddin berkenan berkeliling lingkungan kampus IPDN Sulawesi Selatan. Dalam kesempatan tersebut, ia mengunjungi Rumah Punggawa, yang terletak di sisi kolam budi daya. Kunjungan berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban.

Di lokasi tersebut, Wali Kota Makassar juga berkesempatan memberikan pakan kepada ikan yang dipelihara di kolam budi daya. Momen ini menjadi bagian dari rangkaian kunjungan yang memperlihatkan suasana kampus sekaligus memberikan kesempatan bagi rombongan untuk melihat secara langsung lingkungan dan fasilitas yang dimiliki IPDN Kampus Sulawesi Selatan.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan kader pemerintahan, sekaligus memberikan inspirasi kepada Praja Muda Angkatan XXXVI untuk terus meningkatkan kapasitas diri sebagai calon aparatur pemerintahan.

Melalui kegiatan ceramah umum ini, para praja tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai inovasi digital dalam pelayanan publik, tetapi juga mendapatkan gambaran tentang pentingnya kepemimpinan yang responsif, inovatif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Sebagaimana pesan yang disampaikan dalam materi ceramah, “Mari kita jadikan teknologi bukan sekadar alat untuk membangun kota, tetapi kekuatan untuk membangun masa depan.” Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kemajuan teknologi perlu diiringi dengan komitmen, integritas, dan semangat pengabdian agar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Scroll to Top