IPDN Kampus Sulawesi Selatan

Anggota Komisi II DPR RI Dr. Taufan Pawe Gelar Forum Pengabdian Masyarakat

GOWA – Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Sulawesi Selatan menggelar Forum Pengabdian Masyarakat di Aula IPDN Kampus Sulsel, Kabupaten Gowa, pada Jumat (5/6/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut kerja sama Program Pengabdian Masyarakat antara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), IPDN, dan Komisi II DPR RI.

Forum tersebut diikuti oleh para praja dan civitas akademika IPDN Kampus Sulsel, serta menghadirkan narasumber utama, Dr. H.M. Taufan Pawe, S.H., M.H., Anggota Komisi II DPR RI asal Sulawesi Selatan. Kehadiran Taufan Pawe disambut antusias oleh seluruh peserta yang memenuhi Aula IPDN Kampus Sulsel. Dalam pemaparannya, Taufan Pawe memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap inisiasi forum kerja sama pengabdian masyarakat tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara Kemendagri, IPDN, dan Komisi II DPR RI merupakan langkah strategis untuk mendekatkan dunia pendidikan kepamongprajaan dengan kebutuhan riil di masyarakat.

“Kegiatan ini sangat baik dan harus diapresiasi. Saya berharap hasil forum ini tidak hanya berhenti di ruangan, tetapi segera ditindaklanjuti di lapangan. Libatkan para praja, sivitas akademika, dan masing-masing pemerintah daerah. Setiap program harus berbasis pada permasalahan dan kebutuhan masyarakat setempat,” ujar Taufan Pawe dengan tegas di hadapan para praja dan civitas akademika yang hadir.

Lebih lanjut, mantan Bupati Pinrang itu juga menyampaikan rasa terima kasih serta salam hormat kepada Menteri Dalam Negeri dan Rektor IPDN atas pelaksanaan program pengabdian masyarakat yang sinergis ini. Ia menilai dukungan pimpinan pusat menjadi kunci keberhasilan program ke depan, terutama dalam membentuk karakter praja yang siap terjun langsung mengabdi kepada masyarakat.

Pantauan di lokasi, forum berlangsung dalam suasana lancar, kondusif, dan tertib. Para praja dan civitas akademika mengikuti jalannya diskusi dengan serius, terutama saat sesi tanya jawab yang membahas berbagai tantangan pengabdian masyarakat di daerah. Beberapa praja bahkan terlihat aktif mengajukan pertanyaan terkait peran mereka dalam program pengabdian masyarakat nantinya. Taufan Pawe pun dengan sabar memberikan jawaban dan arahan, sembari terus mendorong semangat para praja untuk turun langsung ke lapangan.

Setelah rangkaian forum usai, acara dilanjutkan dengan peninjauan sarana dan prasarana kampus IPDN Sulsel di Gowa. Taufan Pawe bersama jajaran forum serta didampingi perwakilan praja dan civitas akademika berkeliling melihat langsung fasilitas pendukung pembelajaran, termasuk ruang kuliah, laboratorium, dan asrama praja. Dalam peninjauan tersebut, ia menyampaikan kesannya terhadap pengelolaan kampus yang dinilai terus menunjukkan peningkatan. “Fasilitas di sini sudah cukup baik dan terus berkembang. Ini modal penting untuk mencetak praja-praja unggul yang siap mengabdi di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Forum Pengabdian Masyarakat ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas lembaga dapat berjalan efektif jika didasari oleh visi yang sama, yakni meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pendidikan dan pengabdian berbasis kebutuhan nyata di masyarakat. Keikutsertaan para praja dan civitas akademika dalam forum ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak program-program pengabdian yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat di daerah masing-masing.

Scroll to Top